Tahan emosi y Ranians.....
Kami telah mendengar dari sumber terdekat film aiyyaa bahwa sutradara
sachin kundalkar menikmati citranya sebagai sutradara peraih national
awards, maka dia bersikeras mengediting film dengan cara yang
diinginkannya.
seorang pemain penting sangat tertekan dalam
kegagalan aiyyaa dimana kundalkar menunjukkan versi yang amat berbeda
dari film untuk produsen viaco dan Rani Mukerji dan untuk yang dirilis
ke bioskop akhirnya dietid dan dirilis pada jumat.
kata sumber
kami : ini adalah adat dan wajib bagi sutradara menunjukkan finasl
editing kepada produsen viacom18. itulah sistem pembuatan film di
bollywooe. untu lebh baik atau lebih buruk sutradara tidak lagi
mempunyai otoritas finas atas sebuah ediitng film. aiyyaa versi yang
diperlihatkan pada viacom di hadapan co produser anurag kashyap dan Rani
Mukerji (yang notabene sangat aktif dalam pembuatan , produksi, pasca
produksi film) SANGAT BERBEDA dengan yang BEREDAR DI BIOSKOP JUMAT
KEMARIN.
ketika seorang menekan sumber untuk menentukan
perbedaan versi untuk produser dan untuk versi rilis dia mengatakan :
UNTUK VERSI PRODUSER jauh lebih pendek dan hanya dua sekitar dua jam.
DAN YG DIRILIS dua setengah jam. viacom dan Rani dan semua orang yang
terlibat dalam proyek sekrang percaya bahwa film akhirnya melakukan
situasi berlarut2 tanpa henti (terlihat boring) dalam versi kundalkar
yang akhirnya dilepas ke bioskop tanpa sepengetahuan dan persetujuan
produsen."
Ternyata adegan berulang kali rani menguntit pritviraj ditambahkan setelah produsen dan rani melihat versi yang telah diedit.
Pukulan terburuk terjadi untuk aiyyaa di boxoffice adalah dengan tambahan lagu oleh kundalkar di menit akhir.
menurut sumber kami : lagu klimaks what to do telah dikutuk oleh para
kritikus dan penonton sebagai interplative, mengganggu, vulgar dan
ofensif. sesungguhnya tidak dimasukan dalam film. itu seharusnya menjadi
sebuah lagu pendukung promosi saja yang dilakukan anita date dan amey
wagh. bagaimana bisa jadi bagian dari film? tidak ada yang tahu.
Kata sumber kami, "Lagu klimaks Apa yang harus dilakukan yang telah
dikutuk oleh para kritikus dan penonton sebagai interpolative,
mengganggu, vulgar dan ofensif tidak pernah dimaksudkan untuk menjadi
dalam film. Itu seharusnya menjadi sebuah lagu yang menampilkan promosi
mendukung film timbal-pair Amey Wagh dan Tanggal Anita. Bagaimana dan
kapan menjadi bagian dari film ini, tidak ada yang tahu. "
Rupanya Rani merasa ngeri saat melihat adegannya dipotong direksi saat dirilis.
kata sumber kami : dia sangat tekejut ketika tahu diamsukannya lagu
what to do. tapi dia diam saja. karena lagu itu ternyata tidak
menampilkannya (mungkin sesuai prediksi aku harusnya adegan rani n
prithvi banyak di lagu itu). rani dan produsen telah bertanya2 mengapa
lagu promosi ata lagu tambahan masuk ke film ketika ada tiga lagu item
yang sengaja disusun oleh amit trivedi dan bahkan menduduki tangga chart
lagu. bahkan anita date yang bermain sebagai teman rani sebenarnya
hanya memiliki empat adegan dalam versi yang utk produsen. ketika
dirilis dia ternyata dimasukan penuh."
Sementara itu Rani dan
kepala viacom 18 Vikram Malhotra menahan diri untuk berkomentar, itu
jelas bahwa ada substansial kepahitan dan kebencian di antara kru film
dimana sang sutradara melakuakn hal2 semaunya sendiri. khususya juga
pada akhirnya film mengecewakan.
sumber juga menambahkan :
aiyyaa tidak memerikan pukulan untuk produsen tapi untuk Rani Mukerji
yang telah mencurahkan seluruh jiwanya dalam proyek itu sangat
memukulnya. Satu2nya yg menjadi hiburan adalah aiyyaa lebih baik dari
bhoot returns saja"
Ini baru rumors blm tentu benar.....
http://businessofcinema.com/news/rani-mukerjis-aiyyaa-is-not-what-audience-was-supposed-to-see/52333
menurut sumber [jadi masih belum jelas] Rani berada di RS dan selalu di
samping Yash Chopra sejak sabtu hingga minggu. dia bahkan membatalkan
semua pertemuan dengan media juga membatalkan memantau langsung respon
aiyyaa di bioskop hanya karena menghawatirkan kesehatan yash ji.
Rani mgkin trauma karena ayahnya yang udah 2 x kena serangan jantung & dirawat.